Piala Davis, Juan Martin del Potro Janji untuk Argentina  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis Argentina Juan Martin Del Potro dalam pertandingan ATP World Tour Finals menghadapi petenis Serbia Novak Djokovic di O2 Arena, London, Inggris, Kamis (7/11). REUTERS/Stefan Wermuth

    Petenis Argentina Juan Martin Del Potro dalam pertandingan ATP World Tour Finals menghadapi petenis Serbia Novak Djokovic di O2 Arena, London, Inggris, Kamis (7/11). REUTERS/Stefan Wermuth

    TEMPO.CO, Zagreb - Juan Martin del Potro memimpin tim Piala Davis Argentina untuk mengakhiri pengejaran gelar Piala Davis tahun ini. Tim itu akan bertandang ke Kroasia untuk menghadapi Marin Cilic dan kawan-kawan pada 25-27 November mendatang.

    Del Potro, yang merebut gelar Amerika Serikat Terbuka 2009, baru saja pulih setelah dua tahun didera cedera. Namun dia percaya Argentina dalam posisi yang kuat setelah kalah sebanyak empat kali di final Piala Davis sejak 1981. "Saya sudah bangkit lagi dan menorehkan prestasi,” kata Del Potro, yang meraih medali perak di nomor tunggal Olimpiade Rio Janeiro, September lalu.

    Del Potro yakin kemampuannya sudah kembali seperti semula, bugar dan siap bertarung. Argentina adalah satu-satunya negara dalam sejarah 116 tahun Piala Davis yang mampu mencapai final sebanyak empat kali tapi tanpa pernah memenangi gelar. Kali ini, Del Potro berjanji tak akan gagal lagi.

    Del Potro tahu lawan terberat dari Kroasia adalah Marin Cilic. Dia yakin bakal bertemu dengan sahabatnya itu di partai ketiga pada Minggu nanti, yang bisa menjadi pertandingan yang menentukan. "Dia pemain hebat dan memiliki kesempatan memenangi trofi ini, tapi kami akan mencoba dan bisa menang juga."

    Tantangan terbaru bagi Argentina, selain pertarungan yang butuh kemenangan dalam permainan best-of-five itu, adalah tiket yang sudah terjual habis. Pecinta tenis Kroasia akan siap memberikan dukungan kepada Cilic dan teman-temannya untuk berjuang mati-matian di lapangan keras Stadion Arena Zagreb.

    Cilic menempati peringkat terbaik pada akhir tahun ini dengan berada di posisi keenam dunia. Dia sudah tak sabar bermain di depan banyak pendukungnya. "Motivasinya adalah bermain bagus di depan penonton sendiri,” ujar Cilic.

    Kroasia kini menargetkan gelar kedua Piala Davis setelah mengalahkan Slovakia di final pada 1995. Selain Cilic, andalan kedua tim tuan rumah adalah Ivo Karlovic, 37 tahun. Petenis veteran Kroasia ini kembali lagi bergabung setelah empat tahun terakhir menyatakan hanya memberi dukungan di luar lapangan.

    Dia menjadi pilihan terbaik setelah kapten tim Kroasia, Zeljko Krajan, menunjuk Karlovic menggantikan Borna Coric yang belum pulih dari operasi lutut. Karlovic akan menjadi petenis tertua untuk bermain tunggal di final Piala Davis selama hampir satu abad. Sedangkan Coric masih tetap masuk tim, yang kemungkinan akan tampil di ganda.

    TENNIS.COM | DAVISCUP.COM | ANTO

     



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.