Tour de Singkarak: Etape VII, Rute Terpendek Namun Melelahkan

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pembalap sepeda beradu kecepatan saat melintasi perkebunan teh dalam etape keenam Tour de Singkarak (TdS) di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Kamis, 7 November 2019. Etape keenam dengan rute Singkarak-Solok Selatan yang dimulai dari titik Start Dermaga Singkarak dan Finish di RTH Padang Aro dengan panjang lintasan 214.1 kilometer yang menjadi lintasan terpanjang dalam Tour de Singkarak ke-11. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Sejumlah pembalap sepeda beradu kecepatan saat melintasi perkebunan teh dalam etape keenam Tour de Singkarak (TdS) di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Kamis, 7 November 2019. Etape keenam dengan rute Singkarak-Solok Selatan yang dimulai dari titik Start Dermaga Singkarak dan Finish di RTH Padang Aro dengan panjang lintasan 214.1 kilometer yang menjadi lintasan terpanjang dalam Tour de Singkarak ke-11. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Etape VII Kayu Aro-Sungai Penuh, Jambi, Jumat(8/11) menjadi lintasan paling pendek pada Tour de Singkarak dengan panjang lintasan hanya 82,9 kilometer.

    Namun karakter lintasan yang berupa pegunungan dengan dua tanjakan dan dua titik sprint dipastikan akan cukup memberikan tantangan bagi pembalap.

    Apalagi balapan akan dilakukan di ketinggian 1.400 mdpl yang sedikit banyak mempengaruhi pernafasan.

    Setelah start di Air Terjun Telun Berasap Kayu Aro pada pukul 14.00 WIB, pembalap akan langsung dihadapkan pada tanjakan pada kilometer 13,8. Tanjakan pertama itu tidak main-main karena masuk hors categorie (HC) atau yang paling berat, kemudian disambung tanjakan pada kilometer 44.

    Setelah itu pembalap akan pacu cepat hingga ke finish di Dermaga Danau Kerinci dengan dua titik sprint pada kilometer 53,5 dan kilometer 71,1.

    Diperkirakan waktu tempuh untuk jarak pendek itu sekitar 2 jam hingga pukul 16.10 WIB.

    Pembalap Indonesia pemilik red and white jersey, Agung Sahbana menilai lintasan etape 4-6 Tour de Singkarak 2019 yang lebih dari 200 kilometer secara berturut-turut sangat menguras tanaga pembalap.

    Menurutnya, balapan dengan lintasan panjang dan pendek sebaiknya diselang seling sehingga bisa memberikan kesempatan untuk pemulihan.

    Sebanyak 75 orang pembalap yang tersisa akan beradu cepat di lintasan cantik Tour de Singkarak 2019 yang terbentang diantara kebun teh, yang menjadi salah satu favorit ratu Kerajaan Belanda itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.