Piala Sudirman 2021 Malam Ini Live di TVRI: Daftar Pemain Indonesia vs Rusia

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. (badmintonindonesia.org)

    Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. (badmintonindonesia.org)

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia menghadapi NBFR atau ROC (Rusia) dalam laga pertama Grup C Piala Sudirman 2021 Energia Areena, Vantaa Finlandia, Ahad, 26 September 2021. Aksi para wakil Merah Putih akan disiarkan TVRI mulai 20.00 WIB.

    Berikut susunan pemain yang diturunkan Indonesia dalam laga perdana ini:
    • Tunggal putra: Anthony Sinisuka Ginting vs Ivan Sozonov.

    • Tunggal putri: Gregoria Mariska Tunujung vs Anastasiia Shapovalova.

    • Ganda putra: Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo vs Vladimir Ivanov/Ivan Soxonov.

    • Ganda putri: Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto vs Evgeniya Kosetskaya/Ekaterina Malkova.

    • Ganda campuran: Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti vs Rodion Aalimov/Alina Davletova.

    Susunan Pemain yang diturunkan Indonesia dalam laga pertama Piala Sudirman 2021 melawan ROC (Rusia), 26 September 2021. (twitter/@INABadminton)

    Sebelumnya PBSI telah mengumumkan Hendra Setiawan menjadi kapten Indonesia selama pelaksanaan Piala Sudirman ini.

    Piala Sudirman, yang merupakan pertandingan bulu tangkis beregu campuran, akan berlangsung hingga 3 Oktober 2021. Di Grup C, Indoneisa juga akan bersaing dengan Denmark dan Kanada.

    Indonesia akan berlaga dengan mengusung target menjadi juara, mengulang sukses edisi perdana tahun 1989. Untuk mewujudkan itu, kemenangan atas Rusia dalam laga peratma ini menjadi hal yang mutlak diperkukan.

    Manajer tim Piala Sudirman Indonesia, Eddy Prayitno, menegaskan hal itu. "Pertandingan pertama dalam kejuaraan beregu itu sangat penting dan menentukan langkah selanjutnya. Karena itu, Indonesia akan menampilkan kekuatan terkuat saat menghadapi Rusia. Kemenangan akan memiliki dampak psikologis bagi tim untuk pertandingan selanjutnya," kata dia seperti dikutip dari laman PBSI.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kereta Cepat Jakarta - Bandung: Sembilan Tahun Perjalanan hingga Bengkak Biaya

    Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung jadi pembicaraan publik karena muncul cost overrun. Jokowi lantas meneken Perpres untuk mendukung proyek itu.