Raih Emas Olimpiade, Tontowi/Liliyana Ingin Ada Penerus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kegembiraan pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir setelah mengalahkan lawannya asal Malaysia Peng Soon Chan dan Liu Ying Goh 21-14 21-12 pada final bulutangkis di  Riocentro Pavilion 4, Rio de Janeiro, Brasil, 18 Agustus 2016. REUTERS/Mike Blake

    Kegembiraan pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir setelah mengalahkan lawannya asal Malaysia Peng Soon Chan dan Liu Ying Goh 21-14 21-12 pada final bulutangkis di Riocentro Pavilion 4, Rio de Janeiro, Brasil, 18 Agustus 2016. REUTERS/Mike Blake

    TEMPO.COJakarta - Pemain bulu tangkis ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, atau akrab disapa Owi/Butet, ingin prestasinya di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 bisa dilanjutkan atlet-atlet muda Indonesia.

    "Semoga kesuksesan kami dapat dilanjutkan para junior serta dapat memotivasi atlet-atlet cabang olahraga lain," kata Tontowi ketika tiba di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa, 23 Agustus 2016.

    Owi mengaku bersyukur dapat mengembalikan tradisi emas Indonesia dalam Olimpiade. "Terima kasih kepada kedua orang tua, Menteri Pemuda dan Olahraga, serta seluruh tim yang telah membantu kami selama mengikuti Olimpiade," ujarnya.

    Butet pun gembira atas sambutan masyarakat Indonesia ketika tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta setelah menjalani penerbangan selama dua hari dari Brasil. "Sambutan ini membuat saya terharu sekaligus bangga luar biasa. Terima kasih kepada keluarga saya yang selalu mendukung saya," katanya.

    Ketua Kontingen Indonesia dalam Olimpiade Rio 2016 Raja Sapta Oktohari mengatakan Tim Merah Putih telah pulang ke Tanah Air dengan kesuksesan mengembalikan tradisi emas.

    "Kami melaporkan tim Indonesia telah kembali dengan membawa medali emas dan dua medali perak. Kami berharap prestasi ini dapat memotivasi cabang-cabang olahraga lain untuk juga dapat medali dalam Olimpiade," tutur Okto.

    Para peraih medali Olimpiade Rio itu disambut Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Ade Komarudin, Ketua Komite Olahraga Indonesia (KONI) Tono Suratman, Ketua Satlak Prima Achmad Soetjipto, Ketua Umum PB Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia Gita Wirjawan, dan sejumlah pengurus cabang olahraga lain.

    Pasangan Owi/Butet langsung mengikuti pawai peraih medali Olimpiade 2016 bersama dua atlet angkat besi, yaitu Eko Yuli Irawan dan Sri Wahyuni, sebagai atlet peraih medali perak.

    ANTARA | GADI MAKITAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.