Wapres JK Pimpin Rapat Persiapan Asian Games 2018, Bahas 3 Hal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyelesaikan pembuatan proyek Asian Games 2018 di Velodrome, Jakarta,  24 Februari 2017. TEMPO/Subekti.

    Pekerja menyelesaikan pembuatan proyek Asian Games 2018 di Velodrome, Jakarta, 24 Februari 2017. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin rapat persiapan Asian Games 2018 di Graha Pemuda, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jakarta, Rabu.

    "Ada tiga hal soal Asian Games, soal sarana yg akan diwariskan nanti untuk selanjutnya. Soal pelaksanaan yang mengukur kemampuan kita dan martabat kita. Soal prestasi yang akan membanggakan. Itu tiga hal harus dicapai," kata Wapres dalam sambutannya.

    Rapat persiapan Asian Games di Kemepora merupakan tindak lanjut pertama atas inisiatif Wapres sebagai Ketua Pengarah Panitia Asian Games 2018 untuk melakukan rapat bergilir.

    Hadir dalam rapat tersebut, yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, dan Ketua Indonesia Asian Games Organizing Committee (INASGOC) Erick Thohir.

    Dalam rapat tersebut, Menpora Imam Nahrawi memaparkan cabang-cabang olahraga yang akan diikuti tim Indonesia dan kesiapan tempat pertandingan yang akan dilaksanakan di Jakarta, Jawa Barat, dan Palembang Sumatera Selatan.

    Imam menyampaikan pencapaian prestasi Asian Games 2017 akan diraih melalui langkah strategis yang meliputi manajemen pembinaan atlet, intensifikasi pelatihan, dan intensifikasi uji coba serta latihan di luar negeri.

    Asian Games 2018 akan digelar di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus-2 September 2018, yang menggelar 484 nomor pertandingan dalam 42 cabang olahraga.

    Indonesia akan kembali menjadi penyelenggara Asian Games setelah menjadi tuan rumah pada 1962.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.