Promotor Martin Daniel Gelar Tinju Rekor MURI, Seperti Apa?

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Promotor tinju nasional Martin Daniel (kanan). (istimewa)

    Promotor tinju nasional Martin Daniel (kanan). (istimewa)

    TEMPO.CO, Jakarta - Juara WBC Youth Asia, Rivo Kandimang dipastikan akan menantang petinju Filipina, Ryan Sermona dalam partai perebutan gelar juara kelas welter junior Federasi Tinju Internasional (IBF) Pan Pacific yang akan digelar di Gading Sport Mall Kelapa Gading Jakarta Utara, Sabtu, 6 April 2019.

    Pertarungan Rivo yang digelar Martin Daniel Promotion ini memang penuh gengsi. Apalagi, partai puncak ini akan memperebutkan Sabuk Presiden Jokowi.

    "Puji Tuhan, akhirnya usaha saya berbuah hasil untuk mengantarkan Rivo Kandimang memperebutkan gelar juara IBF Pan Pacific yang lowong. Mudah-mudahan tekad saya menjadikan tahun 2019 sebagai tahun kebangkitan olahraga tinju profesional Indonesia melalui perebutan Sabuk Presiden Jokowi, juga bisa terwujud," kata Martin di Jakarta, Selasa.

    Semula, kata Martin, pertandingan tinju profesional yang memecahkan rekor Muri ini dijadwal 23 Maret 2019 namun tertunda menjadi 6 April 2019.

    "Dunia tinju profesional itu memang penuh dengan liku-liku. Sebagai promotor, saya harus jeli melihat peluang sehingga partai yang dimainkan enak disaksikan dan peluang untuk mencetak petinju Indonesia menjadi juara dunia bisa terwujud. Saya pastikan jadwal 6 April ini sudah final karena seluruh petinju yang tampil sudah menandatangani kontrak," kata pria berambut kuncir yang menerima penghargaan SIWO Award PWI Pusat 2019 sebagai tokoh nasional penggerak olahraga tinju profesional Indonesia.

    Rivo yang bernaung di Navaz Boxing Camp Jakarta cukup berpotensi untuk mengikuti jejak mantan juara dunia WBA, Chris Jhon. Pemegang gelar juara kelas ringan WBC Youth Asia ini memiliki rekor 9 kali bertanding dengan mencatat 8 kali kemenangan (4 MKO) dan sekali seri.

    "Saya sudah menjalani persiapan maksimal. Dan, saya yakin bisa merebut gelar juara IBF Pan Pacific," kata Rivo.

    Selain partai kejuaraan IBF Pan Pacific, Martin Daniel juga menampilkan tiga partai internasional lainnya. Yakni, juara nasional Indonesia, Pattrick Liukhoto melawan Vincent Astrolubio (Filipina) pada partai kejuaraan internasional WBO kelas bantam 53,5kg.

    Kemudian, juara WBC Youth Asia, Ari Agustin akan menantang Suntorn Panhom dari Thailand pada Kejuaraan Internasional WBC Kelas Ringan (61kg). Dan, partai kelas terbang (44,9kg) WBA Internasional, Andika D'Golden Boy melawan Romshane Sarquilla dari Filipina.

    Komitmen Martin Daniel membangun tinju profesional tidak perlu diragukan. Hingga kini, dia sudah menggelar 11 pertandingan tinju profesional yang bertitel Jakarta Big Fight yang melahirkan empat petinju juara WBC Asia. Salah satunya, Bahkan, Velmy Sumahe yang tercatat sebagai satu-satunya petinju wanita pertama yang meraih gelar juara WBA Asia 2018 yang menaklukkan juara bertahan asal Thailand, Rochnarongnoi Sithsaithong.

    Pada pagelaran tinju profesional internasional kali ini, Martin Daniel akan menampilkan 25 partai dalam sehari dan akan tercatat pada Museum Rekor Indonesia (MURI).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.