Tinju Dunia: Anthony Joshua Sesumbar Jungkalkan Andy Ruiz

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juara kelas berat sejati asal Inggris, Anthony Joshua usai memukul KO penantangnya asal Rusia, Alexander Povetkin di Stadion Wembley London pada Sabtu 22 September 2018. (Reuters)

    Juara kelas berat sejati asal Inggris, Anthony Joshua usai memukul KO penantangnya asal Rusia, Alexander Povetkin di Stadion Wembley London pada Sabtu 22 September 2018. (Reuters)

    TEMPO.CO, Jakarta - Juara tinju dunia kelas berat versi IBF, WBA dan WBO, Anthony Joshua, sesumbar akan menumbangkan Andy Ruiz Jr ketika kedua petinju kelas berat ini bertemu di ring tinju Madison Square Garden, New York, pada 1 Juni.

    Ruiz yang menggantikan Jarrell Miller karena positif menggunakan doping, hanya pernah satu kali kalah selama kariernya akibat keputusan kontroversial dewan juri, melawan Joseph Parker di Selandia Baru. Sejak kekalahan itu, Ruiz menang tiga kali sehingga dianggap lebih bagus dibandingkan dengan Miller.

    Joshua saat ini berada di Miami untuk persiapan terakhirnya menghadapi pertarungan akbar itu. Begitu tiba di kota tersebut, dia mengaku memang tidak melihat kelemahan Ruiz tetapi berjanji untuk menumbangkannya.

    "Saya berlatih keras dan saya ingin menumbangkan Andy Ruiz dengan cara yang indah dan kemudian saya menantikan pertarungan yang lebih kompetitif lagi," kata dia seperti dikutip The Independent.

    "Ruiz tak pernah terluka, dia orang kuat. Saya pernah terluka dan orang pernah menyaksikan saya jatuh. Dillian Whyte memojokkan saya dengan hook kiri yang manis sehingga semua orang telah menyaksikan kelemahan saya dan saya sungguh belum melihat kelemahan pada Andy Ruiz."

    "Dia akan berusaha mengeksploitasi kelemahan saya, dan saya akan berusaha mengeksploitasi dia. Petinju terbaiklah yang akan menang dan mengangkat tangan mereka pada ujung malam nanti itu dan kami akan berjabat tangan."

    Anthony Joshua menambahkan, "Saya ada di Miami, akan sulit untuk terus fokus tetapi saya akan tetap fokus. Kami akan berlatih di New York, tetapi perbedaan waktunya sama dan ini agak lebih hangat, agak lebih segar, sampai pelatih saya bilang ayo ke sini dan berlatih."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.