Atlet Jetski Aero Sutan Aswar dan Aqsa Terjun ke Bisnis Fashion

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Jet Ski Aero Sutan Aswar (kiri) dan Aqsa Sutan Aswar (kanan) saat tampil di Kejuaraan Dunia Jet Ski di Ancol, Jakarta Utara, 31 Maret 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Pembalap Jet Ski Aero Sutan Aswar (kiri) dan Aqsa Sutan Aswar (kanan) saat tampil di Kejuaraan Dunia Jet Ski di Ancol, Jakarta Utara, 31 Maret 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Atlet jetski nasional Aero Aswar dan Aqsa Aswar menjajaki sektor bisnis dengan meluncurkan produk pakaian "fashion" yang menyasar kalangan anak muda dengan menggandeng sebuah merk pakaian "Young Master".

    "Sudah terpikir untuk memulai bisnis, dan ini salah satu jalur bisnis yang akan saya jalani dengan adik (Aqsa). Untuk namanya kami pakai '45WAR'," tutur Aero dalam sebuah konferensi pers di Jakarta, Kamis petang.

    Duo pemegang World Champion Jetski ini mengangkat tema activewear yang mengikuti tren namun tetap elegan dan praktis dalam produk, sebagaimana gaya mereka berpakaian sehari-hari.

    Sementara untuk nama "45WAR" terinspirasi dari tanggal kelahiran Aero yang jatuh di tanggal dan bulan kelahiran Aqsa di bulan Mei, sedangkan kata "War" digambarkan sebagai semangat juang.

    Koleksi dari kolaborasi Aswar bersaudara dan Young Master terdiri dari 13 rancangan yang termasuk di antaranya adalah kaos, sweater, jaket hoodie, celana panjang dan pendek, hingga cardigan yang mayoritas menggunakan warna gelap seperti hitam dan abu-abu dengan aksen tulisan menggunakan warna terang.

    Dalam kolaborasi tersebut, Aswar bersaudara tidak hanya menerima bentuk jadi dan keuntungan penjualan, namun juga turut andil dalam rancangan pakaian hingga bahan material yang digunakan.

    "Kalau untuk desain lebih banyak abang yang buat, dia cerewet untuk rancangannya. Kalau bahan memang disesuaikan dengan iklim tropis dan olahraga laut, bahannya yang tidak terlalu tebal," tutur Aqsa yang merupakan pemenang medali emas Asian Games 2018 tersebut.

    Untuk urusan distribusi dan penjualannya, Pendiri Young Master Abraham Figra menuturkan akan dilakukan melalui pranata daring seperti marketplace atau media sosial.

    "Akan tersedia di toko daring, dan untuk kisaran harga sekitar 300 sampai 600 ribu rupiah," katanya menerangkan.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Cerita Saksi Soal Kebararan Pabrik Korek Api di Desa Sambirejo

    Inilah cerita saksi tentang kebakaran pabrik korek api gas di Desa Sambirejo, Langkat, Sumatera Utara memakan korban sampai 30 jiwa.