BWF World Tour Finals 2021, Pramudya / Yeremia Gagal Balas Dendam

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yacob Rambitan. (tiwtter/@INABadminton)

    Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yacob Rambitan. (tiwtter/@INABadminton)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ganda putra Pramudya Kusumawardana / Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan menelan kekalahan pada laga pertama penyisihan Grup B BWF World Tour Finals 2021. Bermain di Bali International Convention Center, Nusa Dua, mereka kalah dari pasangan Jepang Takuro Hoki / Yoga Kobayashi dua gim langsung dengan skor 14-21 dan 19-21.

    Pada gim pertama Hoki / Kobayashi langsung bermain agresif. Mereka pun berhasil langsunng unggul 3-0.

    Permainan cepat yang diperagakan pasangan Jepang itu membuat Pramudya / Yeremia kesulitan mengejar ketertinggalan. Mereka hanya mampu menjaga agar Hoki / Kobayashi tidak memperlebar jarak hingga skor 6-3.

    Pasangan muda Indonesia tersebut bisa mengejar ketertinggalan hingga menyamakan kedudukan setelah meraih tiga angka beruntun. Akan tetapi Hoki / Kobayashi kembali membuka jarak tiga angka pada skor 10-7.

    Smash Takuro Hoki menyambut pengembalian bola tanggung dari Pramudya Kusumawardana menutup interval gim pertama dengan skor 11-9.

    Usai jeda pasangan Jepang itu terus membuka keunggulan dengan meraih tiga angka beruntun. Satu penempatan sempurna yang dilakukan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan membuat kok sempat berpindah tangan, sayangnya kesempatan itu tak mampu dimanfaatkan untuk memperkecil ketertinggalan.

    Hoki / Kobayashi terus membuka jarak hingga unggul 16-10. Pramudya / Yeremia tak mampu memperkecil ketertinggalan hingga Hoki / Kobayashi meraih gim poin pada skor 20-14. Penempatan kok yang apik oleh Kobayashi di bidang belakang lapangan permainan menutup gim pertama dengan skor 21-14.

    Pramudya / Yeremia yang bertekad membalas kekalahan dari pasangan Jepang itu di ajang Indonesia Open 2021 pekan lalu mencoba tampil lebih baik pada gim kedua. Mereka tak membiarkan Hoki / Kobayashi unggul cepat dan memaksa skor terus imbang hingga 4-4.

    Hoki / Kobayashi baru berhasil unggul setelah meraih tiga angka beruntun setelah itu. Perlahan tapi pasti, Pramudya / Yeremia gagal mengejar ketertinggalan dan akhirnya menyerahkan interval gim kedua kepada pasangan Jepang itu dengan skor 11-8.

    Usai jeda, Hoki / Kobayashi tak membiarkan pasangan Indonesia yang menduduki peringkat ke-27 dunia itu leluasa. Sambaran-sambaran Takuro Hoki di depan net kerap merepotkan Pramudya / Yeremia hingga jarak tiga angka terjaga sampai skor 13-10.

    Pramudya / Yeremia mampu menyamakan kedudukan setelah meraih tiga angkaa beruntun. Smash-smash keras yang dilancarkan pebulutangkis berusia 20 dan 22 tahun itu dua kali menembus pertahanan Hoki / Kobayashi.

    Skor imbang bertahan hingga 16-16. Pengembalian kok Kobayashi yang menyangkut di net sempat membuat Pramudya / Yeremia berbalik unggul. Akan tetapi pasangan Jepang itu kembali unggul setelah meraih dua angka beruntun.

    Permainan Takuro Hoki di depan net lagi-lagi membuat repot. Pramudya / Yeremia dibuat terkecoh hingga perolehan angka pasangan Jepang itu melaju dan meraih match poin pada skor 20-17.

    Pramudya / Yeremia yang tak mau menyerah begitu saja berhasil memangkas jarak menjadi 20-19. Faktor keberuntungan memihak pada pasangan Jepang itu setelah pengembalian servis Kobayashi sempat menyentuh net namun bergulir ke lapangan permainan Pramudya / Yeremia. Skor 21-19 menutup gim kedua sekaligus pertandingan.

    Kekalahan itu membuat Pramudya / Yeremia gagal membalaskan dendam kekalahan pada Indonesia Open 2021 pekan lalu. Mereka pun harus menyapu bersih dua laga berikutnya dengan kemenangan untuk melaju ke babak semifinal BWF World Tour Finals 2021. Satu ganda putra Indonesia lainnya, Marcus Fernaldi Gideon / Kevin Sanjaya Sukamuljo berada di Grup A dan baru akan bermain pada malam ini.   

    Baca: BWF World Tour Finals 2021, Greysia / Apriyani Kalahkan Wakil Thailand


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Sepakati Travel Bubble dengan Singapura, Ini Penjelasannya...

    Indonesia membuka pintu pariwisata melalui Travel Bubble. Wisatawan yang memenuhi syarat dapat menyeberang ke Singapura melalui Batam dan Bintan.