Cara Anthony Joshua Balas Kekalahan Saat Rematch Lawan Oleksandr Usyk

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Pada Sabtu lalu di Stadion Tottenham Hotspur, Oleksandr Usyk menjadi salah satu dari sedikit petinju di divisi kelas jelajah yang bisa merebut gelar kelas berat. Juara kelas penjelajah yang tak terbantahkan itu mengalahkan Anthony Joshua, yang punya postur lebih besar dalam dua belas ronde untuk mengklaim gelar dunia IBF, WBO, IBO, WBA.

    Ada klausul pertandingan ulang yang direncanakan Joshua. Pertarungan kedua itu ditargetkan terjadi pada kuartal pertama 2022. David Haye, salah satu petinju kelas jelajah yang juga sukses di kelas berat, percaya Joshua bisa membalas kekalahannya pada pertemuan kedua.

    Untuk mencapai hasil itu, Haye ingin melihat Joshua memaksakan keunggulan fisiknya. Menurut dia, keunggulan fisik itu tidak Joshua gunakan untuk meredam gaya bertinju Usyk. "Anthony Joshua memiliki kesempatan untuk merebut kembali gelarnya, itu akan menjadi pertandingan yang sangat besar. Pertarungan yang saya yakin AJ bisa menangkan," kata Haye dikutip dari Boxing Scene.

    Anthony Joshua kehilangan gelar juara tinju kelas berat setelah dikalahkan Oleksandr Usyk, 25 September 2021. Reuters/Andrew Couldridge

    Ia meneruskan, "Dia perlu mengubah banyak hal mendasar dalam permainannya. Tonton ulang pertarungan dengan Dereck Chisora. Chisora membawa rencana permainan ke ring tinju. Dia tidak memiliki atribut fisik seperti Anthony Joshua tetapi mampu memenangkan lebih banyak ronde dalam pertarungan yang sangat dekat seperti itu."

    "Jadi jika Anthony Joshua menggunakan atribut fisiknya dalam pertarungan melawan Usyk, dia bisa merebut kembali gelar. Tapi jika dia mencoba melakukan pertandingan tinju dengan pendekatan seperti yang dia lakukan pada Sabtu malam, itu akan sama lagi," ujar Haye.

    Adapun Joshua, setelah pertarungan melawan Usyk usai, tak banyak berkomentar tentang kemungkinan melakukan pertandingan ulang. Petinju Inggris berusia 31 tahun itu kehilangan gelar untuk kedua kalinya. Pada Juni 2019 ia juga dikalahkan Andy Ruiz Jr, tapi kemudian merebut kembali sabuknya itu dalam duel ulang di tahun yang sama.

    Hasil ini membuat rekor bertanding Anthony Joshua menjadi 24-2 (22 KO). Sedangkan catatan Oleksandr Usyk di ring tinju dunia tetap sempurna. Ia menorehkan rekor 19-0 (13 KO).

    Baca juga : Tinju Dunia: Apa Reaksi Anthony Joshua Setelah Dikalahkan Oleksandr Usyk?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kereta Cepat Jakarta - Bandung: Sembilan Tahun Perjalanan hingga Bengkak Biaya

    Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung jadi pembicaraan publik karena muncul cost overrun. Jokowi lantas meneken Perpres untuk mendukung proyek itu.