Liga 1: Widodo C Putro Mundur dari Posisi Pelatih Bali United

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Widodo Cahyono Putro saat memimpin latihan Bali United di lapangan Tri Sakti, Kuta. Tempo/Bram Setiawan

    Widodo Cahyono Putro saat memimpin latihan Bali United di lapangan Tri Sakti, Kuta. Tempo/Bram Setiawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Klub Liga 1 Bali United FC ditinggal mundur pelatih kepala, Widodo Cahyono Putro. Ia resmi mengundurkan diri pada Kamis 29 November 2018.

    Pelatih yang biasa disebut WCP itu mengambil keputusan mundur karena gagal memenuhi target dari manajemen Bali United. Kekalahan beruntun dalam tiga pertandingan terakhir, membuat posisi WCP menjadi terpojok. Bali United kini menempati posisi ketujuh klasemen dengan nilai 45.

    Akhirnya tepat sebelum kompetisi GO-JEK LIGA 1 2018 pekan ke-33, WCP mengambil keputusan mundur. Ia telah berpamitan dengan seluruh jajaran manajemen Bali United. Selain juga dengan para pemain.

    "Per hari ini saya sampaikan coach WCP sudah tidak lagi bertugas sebagai pelatih kepala Bali United. Kami menerima pengunduran diri WCP," kata Yabes Tanuri, CEO Bali United.

    Namun Yabes Tanuri mengungkapkan bila keputusan mundur WCP lebih disebabkan karena ingin fokus menyelesaikan kursus lisensi pelatih AFC Pro. "Januari 2019 kursus dilanjutkan, jadi coach WCP ingin fokus. Kami menghargai keputusan tersebut," kata Yabes Tanuri.

    Widodo C Putro bekerja di Bali United mulai Mei 2017. Musim lalu WCP membawa Bali United finis di peringkat kedua Liga 1. Dengan mundurnya WCP, posisi pelatih kepala dipegang Eko Purdjianto. Kompetisi tinggal menyelesaikan dua pertandingan lagi.

    LIGA INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.