Bulu Tangkis: Ini 18 Turnamen Besar Seusai Piala Sudirman

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo mengembalikan kok ke arah wakil Taiwan, Lee Yang dan Wang Chi-Lin pada babak perempat final Piala Sudirman 2019 di Nanning, Cina, Jumat, 24 Mei 2019. ANTARA/Wahyu Putro A

    Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo mengembalikan kok ke arah wakil Taiwan, Lee Yang dan Wang Chi-Lin pada babak perempat final Piala Sudirman 2019 di Nanning, Cina, Jumat, 24 Mei 2019. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim bulu tangkis Indonesia belum berhasil memenuhi ambisi membawa pulang Piala Sudirman 2019. Di laga semifinal yang berlangsung 25 Mei 2019, tim yang dipimpin kapten Hendra Setiawan ini dikalahkan Jepang dengan skor 1-3.

    Dengan kekalahan tersebut, tim Indonesia harus puas dengan raihan perunggu. Capaian ini lebih baik dari hasil dua tahun silam di Piala Sudirman 2017 yang berlangsung di Gold Coast, Australia. Kala itu Indonesia tak lolos ke perempat final setelah di penyisihan kalah agregat dengan Denmark dan India.

    Achmad Budiharto, Chef de Mission tim Indonesia, mengakui hasil itu tak memuaskan. “Pastinya kami tidak puas ya dengan hasil demikian, tapi ya harus kami terima. Ini akan menjadi bahan evaluasi tim secara keseluruhan sehingga pada kejuaraan yang akan datang, bisa kami perbaiki kekurangan dan kelemahan kami,” kata dia.

    Budiharto melanjutkan, “Setelah ini kami akan langsung fokus ke turnamen selanjutnya dan membenahi apa saja yang perlu ditingkatkan. Ada Australia Open dan Indonesia Open ya, sebelum nanti ke Kejuaraan Dunia di Swiss.”

    Turnamen besar selanjutnya yang akan diikuti pemain Indonesia:
    4-9 Juni: Australia Terbuka (kelas super 300).
    2-7 Juli: Kanada Terbuka (super 100).
    9-14 Juli: AS Terbuka (super 300).
    16-21 Juli: Indonesia Terbuka (super 1000).
    23-28 Juli: Jepang Terbuka (super 750).
    30 Juli - 4 Agustus: Thailand Terbuka (super 500).
    19-25 Agustus: Kejuaraan Dunia.
    3-8 September: Taiwan Terbuka (Super 300).
    17-22 September: Cina Terbuka (Super 1000).
    24-29 September: Korea Terbuka (Super 500).
    15-20 Oktober: Denmark Terbuka (Super 750.000).
    22-27 Oktober: Prancis Terbuka (Super 750.000).
    29 Oktober-3 November: Makau Terbuka (Super 300).
    5-10 November: Fuzhou Cina Terbuka (Super 750).
    12-17 November: Hong Kong Terbuka (Super 500).
    19-24 November: Korea Masters (Super 300).
    26 November-1 Desember: Syed Modi International (Super 300).
    11-15 Desember: BWF World Tour Finals 2019.

    Untuk kelas turnamen bulu tangkis, makin besar angkanya di belakang super, makin besar pula total hadiah yang diberikan. Indonesia Open misalnya, menjanjikan total hadiah US$ 1,25 juta (Rp 17 miliar).

    BADMINTON INDONESIA | BWF BADMINTON


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.