Juara Tinju Asia, Ongen Saknosiwi Dapat Penghargaan dari TNI AU

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petinju national, Ongen Saknosiwi, anggota TNI AU yang ingin menjadi juara dunia tinju. (foto: Mahkota Promotions)

    Petinju national, Ongen Saknosiwi, anggota TNI AU yang ingin menjadi juara dunia tinju. (foto: Mahkota Promotions)

    TEMPO.CO, Jakarta - Petinju Indonesia yang baru menjadi juara kelas bulu versi WBC Asian Boxing Council Continental, Ongen Saknosiwi, mendapat penghargaan dari Kepala Staf TNI AU, Marsekal TNI Yuyu Sutisna.

    Penghargaan diberikan dalam suatu apel khusus di Markas Besar TNI AU Cilangkap, Jakarta Timur, Senin. Kebetulan Ongen Saknosiwi merupakan prajurit TNI AU dengan pangkat Prajurit Satu.

    Tamtama yang sehari-hari berdinas di Dinas Pengamanan dan Sandi TNI AU ini merupakan atlet tinju binaan Sasana Dirgantara Boxing Camp. Laki-laki asal Namlea, Maluku, ini menumbangkan lawannya dari Thailand, Nanthawat Mailochat, pada ronde keempat di Singapura, 7 September 2019.

    Menurut keterangan Dinas Penerangan TNI AU, Kepala Staf TNI AU dalam apel khusus itu mengganjar Saknosiwi dengan sejumlah penghargaan, berupa uang pembinaan, piagam penghargaan, kesempatan mengikuti pendidikan wajib kedinasan untuk karir kemiliteran, serta kemudahan dalam kenaikan pangkat.

    Apel khusus itu dihadiri Wakil Kepala Staf TNI AU, Marsekal Madya TNI Fahru Zaini, Kepala Dinas Pengamanan dan Sandi TNI AU, Marsekal Pertama TNI Donald Kasenda, dan sejumlah pimpinan puncak di Markas Besar TNI.

    Mereka juga berfoto bersama dengan sang juara baru yang rekor bertanding profesionalnya tujuh kali naik ring dan menang KO/TKO semua. Bahkan atasan langsungnya, Kasenda, hadir menyaksikan anak buahnya berlaga di Singapura itu.

    Saat bertanding di Singapura, Saknosiwi bertanding pada sudut biru di The Ring Boxing Community Studium. Ia tampil percaya diri dengan pukulan-pukulan straight yang mematikan. Pada pertengahan ronde keempat, satu pukulan keras mengarah ke rusuk kanan lawan, membuat Mailochat roboh tidak mampu melanjutkan pertandingan.

    Meski baru pertama berlaga di pentas internasional, prajurit satu TNI AU ini mampu membuktikan sebagai jawara kelas dunia. Dengan kemenangan ini, maka rekor Saknosiwi di tinju profesional menjadi tujuh kali kemenangan yang semuanya diraih dengan KO/TKO.

    Adapun petinju Thailand yang dia kalahkan juga bukan lawan sembarangan, selain sebagai juara kelas bulu nasional Thailand yang selama berkarir di tinju profesional juga sudah membukukan enam kali kemenangan yang semuanya diraih dengan KO.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

    Tempo mencatat tujuh poin yang disepakati dalam rapat Revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 atau Revisi UU KPK pada 17 September 2019.