Ferrari Mengancam Dominasi Mercedes di Formula 1 Rusia, Malam Ini

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Ferrari Charles Leclerc, mengangkat pialanya setelah berhasil memenangkan GP Italia di Sirkuit Monza, Italia, 8 September 2019. Leclerc berhasil unggul di depan lawannya pebalap Mercedes, Valtteri Bottas dengan waktu 0,835 detik. REUTERS/Massimo Pinca

    Pembalap Ferrari Charles Leclerc, mengangkat pialanya setelah berhasil memenangkan GP Italia di Sirkuit Monza, Italia, 8 September 2019. Leclerc berhasil unggul di depan lawannya pebalap Mercedes, Valtteri Bottas dengan waktu 0,835 detik. REUTERS/Massimo Pinca

    TEMPO.CO, Jakarta - Ferrari memiliki keunggulan kecepatan di lintasan lurus trek Sochi dan sepertinya memiliki paket yang sempurna, ungkap bos Mercedes Toto Wolff, Sabtu malam menjelang balap Formula 1 Rusia di Sochi pada Minggu Siang waktu setempat.

    Pembalap Ferrari Charles Leclerc meraih pole position GP Rusia setelah unggul 0,4 detik dari juara dunia lima kali Lewis Hamilton dari tim Mercedes, walaupun menggunakan strategi penggunaan ban yang berbeda.

    Itu merupakan pole position keempat kali secara beruntun bagi pembalap asal Monako tersebut yang kini menyamai rekor serupa yang dipegang oleh Michael Schumacher pada 2001.

    "Kami kehilangan tujuh hingga delapan per sepuluh detik di lintasan lurus, dan itu jumlah yang sangat besar," kata Wolff kepada Sky Sports, seperti dikutip Reuters.

    Ferrari telah membuktikan dirinya bisa menjadi juara di sirkuit kencang seperti Spa-Francorchamps dan Monza juga di trek berliku dan sempit Singapura.

    Sedangkan Sochi memiliki karakter yang berbeda dan Ferrari terlihat bagus di sana.

    "Terlihat seperti paket yang sempurna," kata Wolff soal mobil Ferrari yang tak hanya kencang di lintasan lurus namun juga memiliki aerodinamika yang bekerja untuk meraih downforce di tikungan.

    Mercedes belum terkalahkan di Sochi, sejak trek yang berada di pinggiran Laut Hitam itu masuk kalender Formula 1 pada 2014. Namun cerita bisa berubah pada balapan Minggu nanti.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.