SEA Games 2019 Ditutup, Vietnam Resmi Jadi Tuan Rumah Berikutnya

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pesta kembang api saat penutupan SEA Games 2019 di Stadion Atletik New Clark City, Tarlac, Filipina, Rabu, 11 Desember 2019. Pesta olahraga terbesar ke-30 di Asia Tenggara tersebut resmi ditutup dan Vietnam akan menjadi tuan rumah selanjutnya untuk SEA Games 2021. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Suasana pesta kembang api saat penutupan SEA Games 2019 di Stadion Atletik New Clark City, Tarlac, Filipina, Rabu, 11 Desember 2019. Pesta olahraga terbesar ke-30 di Asia Tenggara tersebut resmi ditutup dan Vietnam akan menjadi tuan rumah selanjutnya untuk SEA Games 2021. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Vietnam resmi menjadi tuan rumah SEA Games 2021 atau SEA Games ke-31, setelah dilakukan penyerahan resmi bendera penyelenggaraan dari delegasi Filipina ke Vietnam dalam acara penutupan SEA Games 2019 di Stadion Atletik, New Clark City, Capas, Tarlac, Rabu malam, 11 Desember 2019.

    Seusai penyerahan bendera penyelenggaraan, lagu kebangsan Vietnam pun dinyanyikan. Setelah itu, pertunjukkan tari tradisional asal negara tersebut serta pemutaran lagu dengan lirik "Welcome to Vietnam".

    Vietnam akan menjadi tuan rumah untuk kali kedua. Sebelumnya, negara ini pernah sekali menjadi tuan rumah pada 2003. Ketika itu, pesta olahraga dua tahunan tingkat Asia Tenggara ini digelar di dua kota, yakni Ibu Kota Hanoi dan Kota Ho Chi Minh.

    Sementara itu, acara penutupan SEA Games 2019 dilakukan lebih meriah dibanding pembukaan. Saat penutupan ada hiburan melukis langit stadion dengan cahaya lampu sorot.

    Selain itu, ada hiburan kembang api yang berlangsung hampir lima menit. Puncak acara ditutup dengan tampilan grup musik asal Amerika Serikat, Black Eyed Peas yang juga pemenang Grammy Awards dari Los Angeles, California. Salah satu personelnya Allan Pineda Lindo atau biasa disapa apl.de.ap, lahir di Filipina.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.