Kimia Alizadeh Kabur dari Iran, Ini Peluangnya Ikut Olimpiade

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet taekondo perempuan Iran peraih medali perunggu di Olimpiade 2016, Kimia Alizadeh membelot ke Eropa. [REUTERS]

    Atlet taekondo perempuan Iran peraih medali perunggu di Olimpiade 2016, Kimia Alizadeh membelot ke Eropa. [REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta -  Kimia Alizadeh, atlet putri pertama Iran yang meraih medali perunggu cabang taewondo Olimpiade, menyatakan membelot ke Eropa. Ia juga mengatakan, ingin tampil di Olimpiade 2020 Tokyo tidak atas nama Iran, namun sejauh ini belum ada pernyataan ia akan beralih jadi warga negara mana.

    Kimia Alizadeh saat ini berada di kota Eindhoven, Belanda. Ia bergabung dengan atlet taekwondo lain berlatih untuk Olimpiade Tokyo tahun ini. 

    "Alizadeh telah berlatih bersama kami sejak 18 Desember," kata Mimoun El Boujjoufi, pelatih taekwondo di Eindhohoven, Senin, 13 Januari 2020, seperti dikutip AFP.

    Tampaknya Alizadeh harus bekerja keras untuk mewujudkan mimpinya bisa kembali tampil di Olimpiade dengan bendera negara lain. Hal itu karena ada ketentuan dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) yang mengatur kepindahan atlet secara ketat.

    Aturan kewarganegaraan itu ada dalam Peraturan 41 dari Piagam Olimpiade. Dalam ketentuan ini, Alizadeh harus segera memiliki status kewarganegaraan baru. Tentu tidak mudah karena Olimpiade Tokyo berlangsung mulai 24 Juli - 9 Agustus 2020.

    Di samping itu, ada ketentuan lain yaitu atlet yang pindah kewarganegaraan minimal tidak tampil atas nama negara lamanya dalam waktu 3 tahun terakhir. Kimia Alizadeh diketahui tampil terakhir untuk Iran pada Kejuaraan Asia 2018 ketika ia meraih perunggu.

    Namun ada peluang lain, yakni memperkuat Tim Pengungsi IOC. Sejak Olimpiade 2016, IOC memberi kesempatan pada atlet pengungsi untuk bisa tampil di Olimpiade dengan bendera IOC. Hal yang sama juga akan dilakukan IOC pada Olimpiade 2020.

    Menurut rencana, IOC akan mengumumkan Tim Atlet Pengungsi ini pada Juni mendatang.

    DW.COM | IOC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.