MotoGP: Sirkuit Motegi di Jepang Dipastikan Absen dari Musim 2020

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebrasi pembalap Marc Marquez seusai balapan MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Cheste, Valencia, Spanyol, Ahad, 17 November 2019. Sebelumnya, Marquez mengunci gelar juara dunia pembalap tahun ini di Buriram, dan mempersembahkan gelar kedua bagi Honda sebagai juara konstruktor di Jepang. REUTERS/Heino Kalis

    Selebrasi pembalap Marc Marquez seusai balapan MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Cheste, Valencia, Spanyol, Ahad, 17 November 2019. Sebelumnya, Marquez mengunci gelar juara dunia pembalap tahun ini di Buriram, dan mempersembahkan gelar kedua bagi Honda sebagai juara konstruktor di Jepang. REUTERS/Heino Kalis

    TEMPO.CO, Jakarta -  Promotor MotoGP, Dorna Sport, memastikan seri MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi absen dari kejuaraan tahun ini. Sebelumnya seri tersebut dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Oktober.

    CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpelata, menyatakan bahwa dirinya sangat menyayangkan pihaknya harus memutuskan menghapus seri MotoGP Jepang. Keputusan itu, menurut dia, diambil setelah mereka berkonsultasi dengan otoritas olahraga bermotor dunia (FIM), serta asosiasi tim, pemasok teknis dan sponsor MotoGP (IRTA), dan asosiasi pabrikan (MSMA).

    Dalam konsultasi itu, menurut Ezpelata, diputuskan bahwa seri MotoGP akan tetap digelar di Eropa hingga pertengahan November. Hal itu membuat seri balapan di Jepang tak memungkinkan

    "Dengan sangat sedih kami umumkan pembatalan Motul Grand Prix Jepang di sirkuit Motegi yang sangat unik, artinya kami tak akan menggelar GP Jepang pada kalender kami untuk pertama kalinya sejak 1986," kata Ezpelata.

    "Keluarga MotoGp bekerja sangat keras untuk bisa memulai balapan musim ini dan menyelenggarakan sebanyak mungkin balapan dengan cara seaman mungkin. Karena alasan itu, FIM dan Dorna, dengan konsultasi bersama IRTA dan MSMA, memutuskan bahwa hingga pertengahan November, MotoGP akan tetapi berada di Eropa untuk melaksanakan seri di Eropa sebanyak yang kami bisa."

    "Karena itu, ajang di benua lain, jika itu memungkinkan, akan dijadwalkan setelah pertengahan November dan itu terlalu terlambat untuk seri Motul GRand Prix Jepang di gelar."

    "Karena alasan itu, setelah berkonsultasi dengan Mobilityland (pihak promotor lokal seri MotoGP Jepang), kami memutuskan untuk tak menyelenggarakan seri Motul GP Jepang pada 2020. Saya sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan Mobilityland kepada MotoGP."

    "Mewakili Dorna, saya juga ingin berterima kasih kepada suluruh penggemar atas pengertian dan kesabarannya pada situasi ini. Kami sangat menantikan kembali ke Motegi tahun depan."

    Pihak Mobilityland sendiri menyatakan menerima keputusan itu. Mereka menyatakan tak memiliki banyak pilihan di tengah pandemi Covid-19 ini.

    "Mobilityland telah bersiap untuk menyelenggarakan seri MotoGP Jepang, tetapi situasi di Jepang dan Eropa tak dapat diprediksi dan sepertinya akan terjadi perpanjangan larangan kunjungan internasional. Hasil dari diskusi kami dengan Dorna, kami sepakat bahwa kami tak memiliki pilihan selain membatalkan seri MotoGP Jepang musim ini," kata Kaoru Tanaka, Presiden Mobilityland.

    Seri MotoGP Jepang sendiri merupakan salah satu seri paling penting karena di sana merupakan markas tiga pabrikan besar, Honda, Yamaha dan Suzuki.

    Balapan MotoGP dibatalkan setelah seri pertama di Qatar Maret lalu digelar tanpa kelas utama. Hanya balapan Moto2 dan Moto3 yang digelar di Qatar setelah negara tersebut mengeluarkan larangan kunjungan internasional karena pandemi Covid-19. Hingga saat ini belum ada jadwal jelas kapan MotoGP akan kembali digelar.

    GPONE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setelah Wabah Virus Corona, Pemerintah Kini Waspadai Flu Babi

    Di tengah wabah virus corona, pemerintah Indonesia kini mewaspadai temuan strain baru flu babi. Flu itu pertama kali disinggung pada 29 Juni 2020.