MotoGP: Valentino Rossi Bicara Ketakutan Covid-19 dan Cedera Marc Marquez

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap MotoGP Valentino Rossi menjelang tampil di isano World Circuit Marco Simoncelli, Misano, Italia, 19 September 2020. Valentino Rossi mengunggah hasil tes Covid-19 negatif dan dapat melakukan perjalanan ke Valencia. Akan tetapi, ia masih membutuhkan negatif lain untuk bisa ambil bagian dalam seri balapan MotoGP Eropa di Sirkuit Ricardo Tormo, akhir pekan ini. REUTERS/Jennifer Lorenzini

    Pembalap MotoGP Valentino Rossi menjelang tampil di isano World Circuit Marco Simoncelli, Misano, Italia, 19 September 2020. Valentino Rossi mengunggah hasil tes Covid-19 negatif dan dapat melakukan perjalanan ke Valencia. Akan tetapi, ia masih membutuhkan negatif lain untuk bisa ambil bagian dalam seri balapan MotoGP Eropa di Sirkuit Ricardo Tormo, akhir pekan ini. REUTERS/Jennifer Lorenzini

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah menghabiskan 24 hari dalam isolasi dan membuatnya kehilangan dua seri MotoGP, Valentino Rossi hampir dibuat kecewa karena hasil tes Covid-19 yang tak jelas, awal pekan ini. Pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP itu mendapati potensi bahwa hasil tesnya positif menjelang balapan di Valencia, akhir pekan ini.

    Untungnya, Rossi masih punya waktu untuk mengikuti tes dengan selisih 24 jam. Kedua hasil tes kembali menunjukkan hasil negatif dan membuka jalan baginya untuk ambil bagian dalam rangkaian balapan secara penuh.

    “Kenyataannya saya tidak lain kali positif, tapi pada tes Selasa ada sesuatu yang tidak jelas. Kata dokter, itu sering terjadi, terutama pada orang yang pernah terkena Covid, seperti saya. Tapi aku sangat, sangat khawatir karena saya satu bulan berada di antara ya dan tidak. Ini mimpi buruk yang panjang," kata Rossi dikutip dari Crash, Jumat 13 November 2020.

    Baca juga : Rangkaian Jadwal MotoGP Valencia Dimulai Jumat Ini, Quartararo Berusaha Rileks

    Juara dunia MotoGP sembilan kali itu meneruskan, "Jadi saya lelah, tapi dokter bilang untuk jangan Jangan khawatir karena itu itu kadang terjadi. Dokter mengatakan saya negatif, dan kenyataannya memang seperti ini. Jadi saya senang, saya di sini dan ini bagus karena sekarang saya bisa melakukan akhir pekan yang normal untuk bekerja."

    Dengan ketakutan terhadap hasil medisnya sendiri, Rossi mengomentasi absennya juara enam kali MotoGP Marc Marquez hingga akhir musim. menurut dia, Marquez mengalami cedera parah yang pertama kali terjadi. "Karena tulang itu sangat penting untuk mengendarai motor. Tapi masalah yang lebih besar adalah operasi kedua," Kata Rossi.

    Baca juga : MotoGP: Analisis Valentino Rossi tentang Performa Apik Suzuki Musim Ini

    Pembalap 41 tahun itu menganggap, "Dia mencoba segalanya untuk kembali hanya dalam beberapa hari, tapi pada akhirnya ini menciptakan masalah besar, jadi sekarang akan membutuhkan lebih banyak waktu."

    Musim terburuk dalam karier Rossi terjadi pada 2010, saat ia mengalami cedera bahu saat berlatih dengan motorcross. Kakinya patah di Sirkuit Mugello, sedangkan pundaknya harus dioperasi. "Pada akhirnya kami adalah manusia dan dengan tubuh Anda, Anda harus selalu memiliki rasa hormat yang besar. Setelah mengalami cedera yang parah Anda perlu melihat masa depan yang panjang," kata Valentino Rossi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?