Praveen/Debby Kalahkan Unggulan Ketiga Asal Cina

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Debby Susanto terhenti di perempatfinal. Ist/PBSI

    Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Debby Susanto terhenti di perempatfinal. Ist/PBSI

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan ganda campuran, Praveen Jordan/Debby Susanto, sukses membuat kejutan dengan mengalahkan unggulan ketiga asal Cina, Xu Chen/Ma Jin. Mereka menang dua game langsung, 21-15 dan 21-14. Hasil ini memastikan Praveen/Debby melaju ke babak kedua Yonex All England Open 2015.

    “Bisa menang lawan Xu/Ma, tentu kami merasa senang. Apalagi bisa menang langsung straight game. Karena target kami sebenarnya bisa melewati babak pertama ini dulu,” kata Debby seusai pertandingan di Barclaycard Arena, Birmingham, Inggris, Rabu, 4 Maret 2015, waktu setempat, seperti dikutip dari laman BadmintonIndonesia.org.

    Kemenangan Praveen/Debby pun diapresiasi oleh Ketua Umum PP PBSI Gita Wirjawan. Gita berharap kemenangan Praveen/Debby ini bisa memotivasi atlet Indonesia lain yang berlaga di Yonex All England Open 2015.

    “Selamat kepada Praveen/Debby yang berhasil mengalahkan unggulan ketiga, Xu Chen/Ma Jin. Ini adalah awal yang baik dan juga pastinya menambah kepercayaan diri mereka. Semoga kemenangan ini bisa memotivasi para pemain lain yang juga berlaga di All England,” kata Gita.

    Sejak game pertama dimulai, Praveen/Debby terus menekan lawan dan menguasai jalannya pertandingan. Keduanya tak memberi kesempatan bagi Xu/Ma untuk mengembangkan permainan.

    “Dari awal kami sudah dapat permainannya, sudah enjoy, startnya juga bagus. Karena bolanya bisa dibilang kencang, jadi kami banyak main bola-bola datar dan enggak kasih kesempatan buat Xu untuk menyerang. Di situ kelihatannya Xu agak-agak bingung di lapangan. Kami tidak memberi kesempatan buat Xu mengeluarkan smesnya,” ujar Debby lagi.

    Di babak kedua, Praveen/Debby akan berhadapan dengan pasangan Hong Kong, Chan Alan Yun Lung/Tse Ying Suet. Melihat peluang di atas kertas, Praveen/Debby, yang berada di peringkat ke-14, lebih diunggulkan daripada lawan yang berada di peringkat ke-27.

    “Sudah bisa melewati Xu/Ma, berarti kami harus lebih konsentrasi lagi. Karena ini kesempatan. Kami sudah mengalahkan unggulan. Jangan sampai lengah dan malah kalah dari pemain yang bukan unggulan,” kata Praveen.

    Pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Greysia Polii juga melaju ke babak kedua. Kevin/Greysia mengalahkan pasangan Rusia, Vitalij Durkin/Nina Vislova, 21-17, 18-21 dan 21-17.

    Sementara itu, kekalahan dialami oleh pasangan Riky Widianto/Richi Puspita Dili. Riky/Richi, yang menjadi unggulan kedelapan, harus menerima kekalahan straight game dari pasangan Jepang, Kenichi Hayakawa/Misaki Matsutomo, 19-21 dan 13-21.

    BADMINTON INDONESIA | MARTHA WARTA S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.