Jadwal Tinju Dunia Kelas Berat: Fury dan Joshua Siap Bertemu 2 Kali Tahun Depan

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anthony Joshua dan Tyson Fury (boxingscene.com)

    Anthony Joshua dan Tyson Fury (boxingscene.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua juara tinju dunia kelas berat, Tyson Fury dan Anthony Joshua, siap bertarung pada tahun depan. Kesiapan itu sudah disampaikan oleh kedua petinju asal Inggris tersebut.

    Tyson Fury, yang merupakan juara WBC, mengatakan, “Asalkan kita berdua lolos melalui pertarungan berikutnya, maka saya ingin berpikir pertarungan ini - saya dan Joshua - akhirnya akan terjadi," kata dia.

    Tyson Fury. (instagram/@gypsyking101)

    Petinju berusia 32 tahun itu menekankan, ingin pertarungan nanti berlangsung dua kali. “Kami berdua sedang memuncaki karier kami, sama-sama juara dunia kelas berat, dan menurut saya itu bisa terjadi dua kali tahun depan,” kata dia.

    Sebelum mewujudkan duel unifikasi gelar itu, keduanya masih harus berjuang mempertahankan gelarnya. Fury masih akan melawan Agit Kabayel pada 5 Desember, sedangkan AJ dengan Kubrat Pulev pada 12 Desember.

    Joshua, secara terpisah, juga siap menghadapi Fury. Juara versi WBA, IBF, WBO itu menyatakan. "Jika saya bisa melewati Pulev, apa lagi yang bisa saya lakukan untuk membuktikan bahwa saya siap melawan Fury?"

    Anthony Joshua. (instagram/@anthonyjoshua)

    Promotor Fury, Frank Warren, mengatakan bahwa tidak akan ada yang menghalangi pertarungan kelas berat Inggris tahun depan. "Kami sudah lama membicarakannya sejak lama, sejak Tyson kembali. Asalkan mereka berhasil melalui perkelahian mereka, maka saya tidak melihat bagaimana sesuatu bisa menghalangi (pertemuan keduanya)."

    Fury saat ini memiliki rekor 30-0-1 (21 KO). Sedangkan Anthony Joshua, 31 tahun, memegang rekor bertanding 23-1 (21 kO).

    TALKSPORT | BOXINGSCENE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?