Olimpiade Tokyo, Presiden Joe Biden: Keputusannya Harus Berbasis Sains

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden AS Joe Biden berbicara tentang rencana pemerintahannya untuk memperkuat manufaktur Amerika selama penampilan singkat di South Court Auditorium di Gedung Putih di Washington, AS, 25 Januari 2021. [REUTERS / Kevin Lamarque]

    Presiden AS Joe Biden berbicara tentang rencana pemerintahannya untuk memperkuat manufaktur Amerika selama penampilan singkat di South Court Auditorium di Gedung Putih di Washington, AS, 25 Januari 2021. [REUTERS / Kevin Lamarque]

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Amerika Joe Biden mengatakan bahwa pengambilan keputusan terkait penyelenggaraan Olimpiade Tokyo, yang tertunda satu tahun akibat pandemi virus corona, harus berbasis sains.

    Olimpiade 2020 Tokyo akan dimulai dalam waktu kurang dari enam bulan lagi. Pemerintah Jepang dan Komite Olimpiade Internasional (IOC) bertekad untuk menggelar pesta olahraga empat tahunan itu sesuai jadwal pada 23 Juli-8 Agustus dengan pengawasan yang ketat, termasuk kemungkinan diselenggarakan tanpa penonton.

    Baca juga: IOC Tegaskan Tak Ada Rencana Pembatalan Olimpiade Tokyo

    Dalam wawancara bersama Radio Westwood One Sports saat istirahat turun minum Liga Sepak Bola Nasional (NFL), Minggu, 7 Februari 2021, Biden berharap Olimpiade tetap bisa berlangsung demi para atlet yang telah berlatih keras untuk pentas olahraga terakbar sejagat itu.

    “Saya telah berbicara dengan perdana menteri Jepang. Dia bekerja sangat keras untuk membuka Olimpiade dengan aman...Saya pikir itu (keputusan Olimpiade) harus berbasis pada sains, apakah aman atau tidak,” kata Biden sebagaimana dikutip Reuters, Senin, 8 Februari 2021.

    Biden yang resmi menjabat sebagai presiden Amerika sejak Januari lalu itu mengatakan dirinya sampai hati membayangkan nasib para atlet jika mereka tidak bisa bertanding di Olimpiade tahun ini.

    “Membayangkan mereka yang telah berlatih selama empat tahun, empat tahun hanya untuk satu kesempatan lalu tiba-tiba mereka harus kehilangan kesempatan itu,” ucapnya.

    “Saya bisa merasakan kepedihan mereka, tapi kami harus mengambil keputusannya berdasarkan sains,” ujarnya.

    Baca juga: Olimpiade Tokyo 2021: Panitia Terbitkan Panduan Pencegahan Covid-19, Ini Isinya

    Olimpiade Tokyo semula diagendakan berlangsung pada Juli 2020, tetapi karena pandemi corona jadwal penyelenggaraannya diundur pada Juli tahun ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.