10 Petinju Kelas Berat dengan Pukulan Terdahsyat, Ada Mike Tyson

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mike Tyson dalam pertarungan melawan Lennox Lewis di Memphis, Amerika Serikat pada Juni 2002. (dailystar.co.uk)

    Mike Tyson dalam pertarungan melawan Lennox Lewis di Memphis, Amerika Serikat pada Juni 2002. (dailystar.co.uk)

    TEMPO.CO, Jakarta - Mike Tyson dianggap sebagai petinju kelas berat dengan pukulan terkuat. Namun sebenarnya siapa petinju kelas berat yang dianggap punya pukulan terkuat? Pertanyaan itu seakan tak pernah berhenti sepanjang aktivitas olahraga adu jotos tersebut masih terjadi di muka bumi.

    Pada masa kini Deontay Wilder dianggap sebagai petinju kelas berat dengan pukulan terkuat, namun dia tidak pernah masuk dalam daftar 10 petinju kelas berat dunia dengan pukulan terkuat yang dibuat ESPN.

    Baca: Tinju Dunia: Kemenangan KO Terdahsyat Bulan Ini, Simak Videonya

    Dalam polling yang dibuat, disebutkan bahwa Tyson tetap dianggap sebagai petinju kelas berat dengan pukulan terkuat abad ini.

    Berdasarkan sebuah penelitian di University of Manchester, Inggris, kekuatan pukulan seorang petinju kelas berat bisa mencapai 8 kali bobot tubuhnya jika dilontarkan secara benar dengan kekuatan penuh.

    Lantas siapakah juara tinju dunia kelas berat dengan pukulan terkuat selain Mike Tyson? Berikut ini daftarnya:

    1. Mike Tyson

    Meskipun belum pernah dilakukan pengukuran kekuatan pukulan secara resmi, kekuatan pukulan Tyson diperkirakan sebesar 1600 joule. Kekuatan itu diibaratkan seseorang kejatuhan sebuah benda seberat 100 kg dari ketinggian 5 meter.

    2. Sonny Liston

    Sonny Liston dijuluki Si Beruang di masa jayanya tahun 1960an. Dia memenani 36 pertarungannya secara beruntun sejak 1953 hingga 1963, sebelum akhirnya dikalahkan Muhammad Ali pada tahun 1964.

    3. Joe Louis

    Dijuluki The Brown Bomber, Joe Louis adalah mesin penghancur di atas ring pada masa jayanya. Pada tahun 1942, Louis mampu mengKO Buddy Baer yang punya bobot 20 kg lebih berat dibandingkan dirinya hanya dengan sekali pukul.

    4. George Foreman

    Tidak seperti Mike Tyson yang melontarkan pukulan dengan putaran seluruh badan, George Foreman memukul tanpa banyak memutarkan badannya. Namun itu tidak mengurangi kekuatan pukulan Big George, yang membuat Joe Frazier melayang beberapa centimeter di atas ring.

    5. Rocky Marciano

    Rocky Marciano bukan petinju kelas berat dengan tubuh berukuran raksasa, namun dia punya kekuatan pukulan yang mampu menjatuhkan lawan-lawannya hanya dengan sekali pukul. Rekor 49-0-0 (43 KO) menjadi bukti kekuatan pukulan Marciano.

    Baca: Tottenham Hotspur Ingin Jadi Tuan Rumah Laga Tinju Anthony Joshua

    6. Earnie Shavers

    Earnie Shavers belum pernah menjadi juara dunia, namun dia mampu menjatuhkan beberapa dunia meskipun tidak sampai KO. Muhammad Ali, Larry Holmes, dan Ken Norton adalah para juara yang pernah jatuh karena pukulan Shavers.

    7. Jack Dempsey

    Jack Dempsey juga bukan petinju kelas berat dengan badan berukuran besar. Namun dia mampu merobohkan lawan-lawan yang berpostur hamper 2 meter seperti Jess Willard, Luis Firpo, dan Fred Fulton hanya dalam 18 detik.

    8. Joe Frazier

    Joe Frazier adalah juara dunia kelas berat setelah era Muhammad Ali. Petinju dengan julukan Smokin’ Joe ini juga berukuran tubuh kecil, hanya sekitar 180 cm, namun mampu merobohkan lawan-lawan dengan tubuh lebih besar seperti Bob Foster, Jimmy Ellis, dan Ali.

    9. Lennox Lewis

    Lennox Lewis, petinju asal Inggris ini punya pukulan kanan yang diakui sangat kuat dan mampu menjatuhkan lawan dengan sekali pukul. Beberapa korban Lewis antara lain Donnovan Ruddock, Andrew Golota, Hasim Rahman, dan Mike Tyson.

    10. Max Baer

    Max Baer menjadi terkenal sebagai pemukul kuat setelah Frankie Campbell meninggal usai kalah KO saat bertanding melawannya di tahun 1930. Baer juga mampu merobohkan petinju berdarah Italia dengan postur raksasa, Primo Carnera.

    ESPN


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Beda Kerusuhan Mei 2019 dengan Kengerian di Ibu Kota 1998

    Kerusuhan di Jakarta pada bulan Mei terjadi lagi, namun kejadian di 2019 berbeda dengan 1998. Simak kengerian di ibu kota pada akhir Orde Baru itu.